New Mazda 6

Mazda6 pertama kali diperkenalkan pada 2002 sebagai penerus 626. Generasi ketiga dengan teknologi SKYACTIV meluncur di Moscow International Auto Show 2012. Penerapan bahasa desain Kodo yang keren, membuatnya dinobatkan sebagai “World Design of the Year” 2013. Selang 4 tahun dipasarkan di Indonesia, varian model estate dijual. Menjadikannya sosok sedan keluarga yang ideal, terutama bagi penggemar station wagon.Usia generasi tiga yang kian matang, menandakan saatnya dapat penyegaran. Menyusul model facelift di pasar global, Mazda Indonesia pun segera mendatangkannya bertepatan GIIAS 2018 lalu. Update untuk model 2018 tidak terlampau banyak. Selain perubahan pada wajah dan buritan, interior juga direvisi. Diklaim lebih kedap dan material kabin berkualitas.Jantung mekanisnya kini tersedia pilihan mesin turbo 2,5-liter. Tapi sayang bukan untuk pasar Indonesia. Mesin di sini masih pakai 2,5-liter naturally aspirated, dengan tambahan teknologi cylinder deactivation untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar. Varian ditawarkan tetap dua: Mazda6 Elite Sedan dan Mazda6 Elite Estate.

Interior & Fitur

Saat masuk ke dalam kabin, kesan mewah dan sporty bercampur menjadi satu. Perhatian terhadap kualitas finishing dan detail pantas diapresiasi melalui penggunaan material plastik tebal dan balutan kulit. Desain dan layout masih sama, hanya desainnya sedikit berubah termasuk lingkar kemudi. Warnanya tidak lagi perpaduan hitam dan putih. Melainkan kombinasi coklat tua dan hitam agar bertambah kesan elegan.  Segala sesuatunya terasa solid dan berkualitas, terutama dari penggunaan kulit nappa yang melapisi sampai dasbor dan konsol tengah.

Kecanggihan teknologi terpancar dari monitor 8-inci sebagai pusat infotainment. Sistem MZD Connect terkandung di dalamnya dengan akses melalui kenop putar di belakang tuas transmisi. Fitur kenyamanannya tergolong banyak, mulai dari pengaturan jok elektrik, cruise control, dual zone climate control dan yang paling menarik Active Driving Display (HUD). Indikator berkendara seperti kecepatan dan petunjuk navigasi terpampang di kaca depan. Sehingga pengemudi tidak perlu melirik ke panel instrumen dan fokus mengemudi tetap terjaga.

Semuanya tampak dirancang agar Mazda6 lebih nikmat dikemudikan sendiri. Sebab kabin belakangnya tidak seluas kompetitor lain si kelas yang sama. Ruang kaki bisa dikatakan cukup, tapi ruang kepala terbatas untuk penumpang berpostur jangkung. Ini tipikal lineup Mazda lain yang juga punya kabin belakang sempit. Mengindikasikan sebagai mobil yang seharusnya disetiri sendiri oleh sang pemilik.

Eksterior

Mazda6 menonjolkan tampilan penuh wibawa. Desain berada di bawah arahan Akira Tamatani, orang yang bertanggung jawab merancang Takeri Concept di Tokyo Motor Show 2011. Bahasa desain KODO membuat All New Mazda6 memiliki proporsi buritan unik, yang membuatnya terlihat seperti mobil penggerak belakang. Lekukan bodinya begitu menonjol dengan alur yang pas. Sehingga membentuk proporsi yang enak dipandang. Menurut Tamatani-san, Mazda6 jadi terlihat seperti “hewan buas yang siap  menerkam kapan saja.” Itulah terjemahan dari filosofi Soul of Motion. Terlihat seperti siluet Cheetah yang sedang berlari. Membuatnya begitu dinamis, tampak seperti sedang berjalan walau dalam posisi diam.

Wheelbase versi sedan 2.830 mm dan estate 2.750. Sementara panjang keseluruhan sedan 4.865 mm lebih panjang dari estate dengan 4.800 mm. Menjadikan Mazda6 salah satu mobil terbesar di kelasnya. Bonnet panjang akibat menggeser ruang kabin mundur dari roda depan. Imbasnya ruang roda depan kurang intrusif, sehingga pedal dapat didorong lebih dalam dan lebih sejajar dengan badan pengemudi.

Muka baru sedikit sulit dibedakan bila Anda kurang teliti. Mudah dikenali dari perisai krom di sekeliling grille yang dibuat lebih tebal, yang kini menyapu sisi bagian bawah lampu utama. Sehingga bentuk lampu tersebut pun baru di bagian ujung. Bagian dalamnya juga berubah, tidak ada lagi Daytime Running Light (DRL) melengkung mengitari proyektor lampu. Sekarang lebih sederhana dan memakai lampu LED serta dilengkapi fitur Adaptive LED Headlight (ALH).

Desain grille-nya pun tidak lagi bentuk garis-garis, berganti jala kotak-kotak kecil. Ubahan di belakang terpantau dari garnish krom yang membelah lampu. Pola lampunya juga berubah dengan efek smoke yang jadi lebih gelap dari sebelumnya. Tampak samping tongkrongannya masih terlihat gagah tanpa perlu dimodifikasi lagi. Semua itu berkat pelek desain baru berukuran 19-inci dengan ban 255/45.

Biaya BBM Selama Kepemilikan

Karena tidak ada pilihan mesin turbo, berarti tetap mengandalkan SKYACTIV-G 4-silinder 2,5-liter. Teknologi SKYACTIV menitikberatkan pada optimalisasi pembakaran dengan membuat rasio kompresi setinggi 13,0:1. Tenaga dihasilkan sebesar 190 PS dan torsi 252 Nm. Melihat brosur dari Mazda Indonesia, ternyata output Mazda6 Estate sedikit lebih besar, yaitu 194 PS dan 258 Nm. Sebagai penyalur daya, tetap diemban transmisi otomatis 6-speed SKYACTIV-DRIVE. Selain punya karakter perpindahan cepat dan halus, juga pintar menjaga putaran mesin di rentang optimal. Di saat butuh lari kencang, tenaga mudah didapat. Tatkala cruising, rpm terjaga rendah yang berdampak positif terhadap konsumsi bahan bakar.

 

Mesin lama ini ditambahi teknologi efisiensi Cylinder Deactivation. Fitur ini membuat mesin hanya mengoperasikan dua silinder dari empat silinder yang ada. Biasanya saat berkendara dalam kondisi yang tidak membebani mesin, seperti melaju konstan di jalan tol. Teknologi ini menemani i-Stop dan i-ELOOP yang sudah ada sebelumnya. Terutama i-ELOOP, teknologi brilian ini bertugas menghimpun energi dihasilkan ketika pengereman atau deselerasi. Energi terkumpul disimpan di kapasitor berkemampuan high-discharge, lantas dikirim ke converter DC sebagai sumber kelistrikan mobil. Termasuk juga memasok energi untuk fitur i-Stop yang sangat bermanfaat saat di kemacetan. Jika berlebihan, disimpan ke dalam aki.

 

Pengereman

Tidak ada yang perlu diragukan dari fitur keselamatan Mazda6. Selain ABS, EBD dan BA, tersedia fitur aktif standar Dynamic Stability Control (DSC) dan Traction Control System (TCS). Hill Launch Assist (HLA) juga ada guna menjaga posisi mobil saat beranjak jalan di tanjakan. Paling menarik adanya G-Vectoring Control (GVC) yang menjaga kestabilan ketika menikung. Intinya mobil tetap dalam kendali serta aman menikung atau melakukan manuver lain. Caranya, mengatur torsi mesin ketika memasuki dan keluar tikungan. Sekaligus juga menambah kenyamanan penumpang dari mengalihkan gaya sentrifugal.

Mazda6 juga dilengkapi fitur keselamatan i-ACTIVSENSE. Paket canggih ini terdiri dari beberapa fitur yang membuat pengemudi lebih awas dengan lingkungan sekitarnya. Isinya antara lain Adaptive LED Headlights (ALH), Blind Spot Monitoring (BMS), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Lane Departure Warning System (LDWS), Lane Keep Assist System (LAS), Smart City Brake Support dan Driver Attention Alert (DAA).

EXTRA FEATURES

  • Auxiliary heating
  • Bluetooth
  • CD player
  • Central locking
  • Head-up display
  • MP3 interface
  • Navigation system
  • Panoramic roof
  • Alloy wheels
  • Electric side mirror
  • Sports package
  • Sports suspension
  • MP3 interface
  • Navigation system
  • Panoramic roof
  • Parking sensors

Contact Information

This vehicle has been inspected by an authorized Mazda dealer or service partner and includes additional services.

JL. JATINEGARA BARAT NO.140 JAKARTA TIMUR, DKI JAKARTA, INDONESIA 13320
PHONE:
08 7887 6006 77

Message to Vender

Your Name:

Your telephone number:

Email:

Your Message

Marketing Executive

REGAN